Punggungnya sudah tidak tegak lagi dan jalan membukuk
Dengan berjalan pelan-pelan dengan setumpuk gorengan yang belum laku terjual, terlihat jelas dari ekspresi wajahnya dia bersusah payah membawa gorengan yang menurut saya jumlahnya sangat banyak hampir satu ember kecil.
Sesekali dia menawarkan kepada para Mahasiswa-Mahasiswa dagangannya namun sampai sore tidak tampak gunukan gorengan itu habis terjual. Dengan tubuh yang tidak lagi kuat... tangan bergetar kaki kakipun bergetar tidak menutup semangat nenek tersebut untuk berhenti berjualan.
Saya bangga dan kagum dengan nenek tersebut. Karena di usianya yang tidak produktif lagi nenek tersebut terus berjualan dan enggan menjadi peminta-minta di jalan. Karena menurutnya "saya lebih baik menggatungkan hidup saya dengan ke dua kaki saya walaupun itu akan membuat saya lelah tapi saya merasa lebih baik ketimbang saya menjadi seorang peminta-minta di jalanan. Saya lebih merasa terhormat seperti ini berkeliling untuk menjual gorengan".